Pada artikel ini saya akan bercerita tentang "Andai Aku Menjadi Menteri Koperasi". memang jadi menteri itu tidak semudah yang kita di bayangkan,seorang menteri harus mempunyai tekat yang kuat,berusaha yang keras untuk merubah koperasi di indonesia lebih maju. supaya koperasi indonesia tidak selemah sekarang ini. seorang menteri harus mempunyai jiwa kepimpinan,mempunyai kebijaksanaan yang tepat dan tegas,mempunyai sifat disiplin,dan yang paling terpenting adalah kejujuran dari seorang pemimpin yang tidak pernah menyalahgunakan jiwa seorang pemimpin. seorang menteri tidaklah harus mencari suara yang terbanyak demi mendapatkan posisi untuk menjadi seoarang menteri yang ingin di akui,tetapi menteri yang mempunyai jiwa kepimpinan adil dan jujur itulah yang seharusnya bisa menjadi menteri yang berguna bagi bangsa dan negara. menteri dari dulu hanya memberikan janji-janji yang palsu hingga beberapa periode,tetapi mungkin ada juga beberapa menteri yang sudah melaksanakan janjinya dengan baik. tanggung jawab seorang menteri tidakalah gampang,ada beberapa hal yang harus di lakukan oleh seorang menteri :
  1. memberikan kepastian yang di inginkan oleh masyarakat untuk mengubah indonesia menjadi lebih baik.
  2. melaksanakan tugas dengan cepat,tanggap,dan tegas. agar masyarkat tidak merasa kesusahan.
  3. disiplin dalam melaksanakan tugasnya dan janji yang di berikan oleh seorang harus dilakukan semaksimal mungkin.
        itulah beberapa hal yang harus di lakukan oleh seorang menteri yang bertanggung jawab dan mempuyai jiwa kepimpinan. seperti yang kita ketahui perekonomian indonesia mengalami masalah yang sangat kritis. dengan adanya kenaikan nilai dollar nilai rupiah pun semakin jatuh,disinilah peran menteri dan presiden yang akan menyelasaikan masalah ini. terutama bagi koperasi,apakah koperasi tidak akan pernah di gunakan lagi? mungkin saja iya,karna dengan naiknya nilai dollar nilai rupiah di koperasi pun tidak akan di gunakan lagi.
       Jika saya seorang menteri koperasi hal pertama yang saya lakukan adalah mengembalikan koperasi indonesia seperti dulu lagi. mungkin banyak para menteri yang menebarkan janji-janji kepada masyarakatnya,tetapi sampai sekarang hanya beberapa peruabahan yang di lakukan. ketika mereka sudah mendapatkan apa yang mereka inginkan mereka lupa akan janji-janji yang telah mereka buat dan bersenang-senang dengan dunianya sendiri sehingga para menteri itu memakan uang rakyatnya sendiri atau yang biasa kita sebut korupsi.
       hal kedua jika saya menteri koperasi adalah mengajak para benih-benih pemimpin generasi penerus bangsa mendirikan dari awal koperasi yang pernah ada di indonesia. adanya lambang perkoperasian yang melambangkan untuk memajukan koperasi. para generasi muda inilah yang akan membangkitkan kembali koperasi yang telah lama jarang di gunakan.
       hal yang lebih parahnya koperasi jarang di gunakan oleh masyarakat sekitar,karena adanya masuk perusahaan-perusahaan asing seperti :alfamart,indomaret,atau minimarket dan supermarket lainnya. dengan masuknya perusahan asing masyarakat beralih ke perusahaan asing karena banyak produk produk yang di kelola dan lebih terjangkau dari koperasi. inilah yang menyebabkan koperasi mengalami penurunan konsumen,karna koperasi tidak menyalurkan produknya dengan baik kepada produsen.
        hal yang ketiga adalah kesederahanaan dan kesadaran,kesederhanaan adalah hal yang paling susah dilakukan oleh manusia yang tidak puas akan kebutuhannya. jika semua orang mengingkan sesuatu yang di harapakan dari perusahaan asing,maka koperasi akan mengalami penurunan yang tajam. seadainya manusia bersikap sederhana dan mensyukuri apa yang ada maka koperasi akan berdiri kokoh seperti dahulu.
      jika hal-hal tersebut tercapai maka koperasi di indonesia akan maju dengan pesat,yakinlah koperasi akan berada pada kedamaian yang terdapat pada suatu struktur yang ada akan membawa kita ke era koperasi yang baru dan pastinya kementrian akan menjadi pengawal keuangan yang aman dan sempurna. terutama nilai-nilai koperasi ini sangat berperan pada negara indonesia.
        Saat ini koperasi belum tumbuh secara maksimal, di sekeliling kita masih jarang sekali ditemukannya koperasi. Saya akan mencoba menempatkan koperasi berada di tempat – tempat yang bisa dijangkau masyarakat, sehingga orang semakin mudah untuk menginvestasikan dan menyimpan uangnya di koperasi daripada di bank yang terlalu banyak biaya administrasinya yang cenderung merugikan pengguna
        Seperti yang kalian ketahui, koperasi di Indonesia kurang dikelola dengan baik. Jika saya menjadi menteri koperasi, saya akan membentuk badan pengawasan koperasi yang berada di tiap daerah untuk memantau kinerja koperasi di daerah tersebut. Bila koperasi tidak melakukan rapat anggota yang diadakan tiap tahun maka kita tidak tahu sirkulasi uang yang keluar dan masuk di tahun tersebut. Badan pengawas ini juga bekerja sebagai penerima data yang diberikan oleh koperasi di daerah tempat mereka berada untuk mengontrol sirkulasi uang yang keluar masuk. Jika tidak ada pengawasan maka kemungkinan besar adanya penyelewengan dana yang dilakukan oleh pengurus ataupun anggota koperasi. Bila sistem ini sudah berjalan dengan baik maka koperasi di Indonesia bisa maju dan mengalahkan bank – bank yang sudah ada saat ini.
       Dan mungkin rencana saya yang selanjutnya adalah mengaktifkan koperasi yang sudah tidak berjalan dengan baik lagi atau bisa dibilang koperasi yang sudah ’mati’. Selain membuat koperasi-koperasi baru, perlu juga untuk menghidupkan koperasi yang sudah tidak beroperasi lagi. Karena membuat koperasi yang baru sama saja membuang-buang waktu padahal koperasi yang lama belum dimaksimalkan. Hal selanjutnya yang penting adalah perlunya mengubah konsep koperasi menjadi lebih ’fresh’. Seperti yang kita ketahui saat ini banyak usaha waralaba yang menawarkan tempat-tempat yang menarik dan nyaman seperti Alfamart, Indomart, Sevel, Circle K dan lain-lain. Sebaiknya koperasi juga harus dibuat semenarik mugkin sehingga para pengunjung atau anggotanya merasa nyaman. Harus adanya kerjasama antara pengurus dan anggota karena tujuan utama dari koperasi yaitu bergotong royong.
       Di jaman yang serba teknologi ini bukanlah hal yang susah untuk mempromosikan koperasi. Saat ini banyak sosial media seperti facebook, twitter, kaskus ataupun sejenisnya. Media itu dapat menjadikan jembatan antara masyarakat Indonesia dengan koperasi. Kita bisa menjual barang-barang yang ada di koperasi secara mudah melalui media online tersebut tanpa perlu repot-repot mempromosikan dengan turun ke jalan. Berarti kita mempunyai keutungan yang double bukan? Di satu sisi kita mendapatkan keuntungan dari koperasi yang kita dirikan. Di sisi lain kita mendapatkan keuntungan dari barang-barang koperasi yang di jual di media online. Kita juga dapat memberdayakan para usaha kecil menengah untuk bekerja sama memproduksi produk-produk ’home made’ yang tentunya berkualitas. Produk-produk yang diminati oleh masyarakat tentunya dapat mendongkrak pendapatan dalam negeri serta dapat mengurangi rasa ketertarikaan dalam produk impor yang dapat mematikan produk-produk dalam negeri yang berakibat dapat mematikan mata pencarian produsen-produsen dalam negeri. Hal yang terpenting adalah mengembalikan citra dan gambaran koperasi seperti dahulu sehingga harapan nantinya tercapai agar dapat dipercayai lagi oleh masyarakat dalam hal ekonomi karena ciri khas bangsa Indonesia adalah koperasi.
     Saya berharap koperasi dapat lebih baik lagi dari sebelumnya dan saat ini. Lebih baik dalam arti kinerja. Dan bisa menghidupkan, memajukan serta menjalankan tujuan-tujuan yang telah dibuat, dapat bersaing dengan badan usaha lainnya yang kini hampir meredupkan nama koperasi, serta dapat terus berkembang tidak seperti sekarang ini yang hanya berdiam di tempat atau bahkan berjalan mundur. Semoga harapan saya ini dapat memperbaiki kondisi koperasi saat ini menjadi lebih baik.

Andai Aku Menjadi Menteri Koperasi

Posted by : Unknown 0 Comments
1.Klasifikasi Industri

1.     Berdasarkan SK Menperin No 19 M/SK/1986
a.    Industri kimia dasar, yaitu industri yang mengolah bahan mentah menjadi bahan jadi atau setengah jadi. Contoh : industri kertas, semen, pupuk, selulosa dan karet.
b.   Industri mesin dan logam dasar, yaitu industri yang mengolah bahan mentah menjadi bahan baku atau barang setengah jadi. Contoh : industri elektronika, mesin, pesawat terbang, perkakas, alat berat.
c.    Aneka industri, yaitu industri yang menghasilkan beragam kebutuhan konsumen. Contoh : industri pangan, tekstil, kimia dasar, aneka industri bahan bangunan.
d.   Kelompok industri kecil, yaitu industri dengan modal kecil atau peralatan yang masih sederhana. Contoh : industri rumah tangga.

2.    Berdasarkan Tempat Bahan Baku
a.    Industri ekstraktif, yaitu industri yang memperoleh bahan baku langsung dari alam.
b.   Industri nonekstraktif, yaitu industri yang memperoleh bahan baku dai industri lain.
c.    Industri fasilitataif, yaitu industri yang berupa pelayanan jasa kepada masyarakat.
3.    Berdasarkan Modal
a.    Industri padat modal, yaitu industri dengan modal besar dan banyak menggunakan tenaga mesin.
b.   Industri padat karya, yaitu industri yang memerlukan banyak tenaga manusia.
4.   Berdasarkan Jumlah Tenaga Kerja
a.    Industri rumah tangga, yaitu industri yang karyawannya < 5 orang.
b.   Industri kecil, yaitu industri yang karyawannya 5-19 orang.
c.    Industri sedang/menengah, yaitu industri yang karyawannya 20-99 orang.
d.   Industri besar, yaitu industri yang karyawannya > 100 orang.
5.    Berdasarkan Lokasi Unit Usaha
a.    Market oriented Industry, yaitu industri yang berorientasi pada pasar (konsumen).
b.   Power oriented industry, yaitu industri yang berorientasi pada tenaga kerja.
c.    Supply oriented industry, yaitu industri yang berorientasi pada tempat pengolahan.
d.   Raw material oriented industry, yaitu industri yang berorientasi pada bahan baku.
e.    Footloose oriented industry,  yaitu industri yang tidak berorientasi pada hal-hal tersebut di atas.
6.   Berdasarkan Tahapan Proses Produksinya
a.    Industri hulu, yaitu industri yang mengolah bahan mentah atau bahan baku menjadi barang setengah jadi.
b.   Industri hilir, yaitu industri yang mengolah bahan setengah jadi menjadi barang jadi.
7.    Berdasarkan Produktifitas Perorangan
a.    Industri Primer, yaitu industri yang menghasilkan barang-barang tanpa pengolahan lebih lanjut.
b.   Industri Sekunder, yaitu industri yang menghasilkan barang-barang yang membutuhkan pengolahan lebih lanjut
c.    Industri Tersier, yaitu industri yang bergerak di bidang jasa.
d.   Industri Kwartier, yaitu industri jasa yang berbasis teknologi tinggi.
8.   Berdasarkan Pengelolaannya
a.    Industri rakyat, yaitu industri yang diusahakan oleh rakyat.
b.   Industri negara, yaitu industri yang diusahakan oleh negara dan umumnya merupakan BUMN.
9.   Berdasarkan Asal Modal
a.    PMPD (Penanaman Modal Dalam Negeri), yaitu industri yang modal keseluruhan berasal dari penanaman modal dalam negeri oleh pemerintah atau pengusaha nasional.
b.   PMA (Penanaman Modal Asing), yaitu industri yang modal keseluruhan berasal dari penanaman modal asing.
c.    Patungan (Joint Venture), yaitu industri kerjasama antara swasta nasional dengan swasta asing.
10.Berdasarkan Hasil Produksi
a.    Industri berat, yaitu industri yang menghasilkan mesin dan alat produksi.
b.   Industri ringan, yaitu industri yang menghasilkan barang jadi atau barang yang siap pakai dan langsung dikonsumsi oleh masyarakat.

   2.Cara meningkatkan daya saing di sektor industri

yaitu dengan cara membuat event seperti produk-produk lokal seperti baju batik,sepatu kas buatan dari daerah masing-masing pulau yang di indonesia dan event ini diadakan di sebuah tempat yang bisa di cakup oleh semua masyarakat. event nya bertujuan untuk mengetahui dengan pelaku industri menumbuhkan kecintaan terhadap masyarakat indonesia. pemerintah juga harus ikut serta dalam pengadaan event-event yang akan dilakukan atau sedang berlangsung.

3.Industri yang memberikan kontribusi yang siginifikansi bagi perkambangan ekonmi negara

INDUSTRI kreatif di definisikan sebagai industri yang berasal dari pemanfaatan kreativitas, keterampilan serta bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan dengan menghasilkan dan memberdayakan daya kreasi dan daya cipta individu tersebut. Industri kreatif ini sangat penting karena memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan terhadap PDB, penciptaan lapangan kerja, peningkatan ekspor, penciptaan iklim bisnis yang positif, membangun citra dan identitas bangsa, berbasis pada sumberdaya yang terbarukan, menciptakan inovasi dan kreativitas yang merupakan keunggulan kompetitif suatu bangsa, dan memberikan dampak sosial yang positif.


http://rinesaa.blogspot.com/2012/10/penggolongan-dan-klasifikasi-industri.html 

Tugas 8

Posted by : Unknown 0 Comments

1.Pengertian pertumbuhan ekonomi
 Suatu perekonomian dikatakan mengalami pertumbuhan ekonomi jika jumlah produksi barang dan jasanya meningkat. Istilah pertumbuhan secara umum adalah suatu ungkapan yang menggambarkan adanya tingkat perkembangan.

Sifat-sifat pertumbuhan ekonomi

1) suatu proses yang bearti perubahan yang terjadi terus menerus
2) usaha untuk manaikkan pendapatan per kapita
3) kenaikan pendapatan per kapita itu harus berlangsung dalam jangka panjang


Faktor-faktor yang mempengaruhinya

1.faktor produksi
2.faktor investasi
3.perdagangan luar negri dan neraca pembayaran
4.faktor kebijakan moneter dan inflasi
5.faktor keuangan negara

pertumbuhan penduduk menjadi salah satu permasalahan dalam pembangunan ekonomi di negara sedang berkembang karena dengan seiring berjalannya pembangunan ekonomi apa bila pertumbuhan penduduk bertambah akan menyebabkan pembangunan ekonomi yang ada di negara tersebut relatif rendah dan begitu pun sosial,politik yang ada di negara yang sedang berkembang tersebut. 


2.Pertumbuhan ekonomi yang tinggi apakah negara dapat dikatakan makmur?

iya,karena dengan adanya pertumbuhan ekonomi yang tinggi negara dapat menyediakan jenis-jenis barang yang berkualitas dan berguna untuk penduduknya.pertama, pertumbuhan ekonomi suatu bangsa terlihat dari meningkatnya secara terus-menerus persediaan barang; kedua, teknologi maju merupakan faktor dalam pertumbuhan ekonomi yang menentukan derajat pertumbuhan kemampuan dalam penyediaan aneka macam barang kepada penduduk; ketiga, penggunaan teknologi secara luas dan efisien memerlukan adanya penyesuaian di bidang kelembagaan dan ideologi sehingga inovasi yang dihasilkan oleh ilmu pengetahuan umat manusia dapat dimanfaatkan secara tepat. dengan adanya pertumbuhan ekonomi yang tinggi kesejahteraan penduduk akan berlangsung lebih mudah dengan barang yang mereka jual kepada konsumen. 



https://valvaliano.wordpress.com/2014/03/29/faktor-faktor-penentu-prospek-pertumbuhan-ekonomi-indonesia/

Tugas 7

Posted by : Unknown 0 Comments
1.Pengertian perdagangan antara negara

perdagangan antar negara merupakan proses tukar menukar barang atau jasa antar negara yang satu dengan negara yang lain. Perdagangan antar negara sangat dibutuhkan baik oleh negara yang sudah maju maupun negara yang sedang berkembang karena hal itu akan dapat mempercepat proses pembangunannya. Namun walaupun begitu kadang-kadang perdagangan antar negara menemui hambatan-hambatan, mungkin salah satu negara menerapkan bea yang tinggi, menjalankan politik proteksi, kuota atau mungkin menyalahi aturan-aturan dalam WTO.Bagi suatu negara yang melakukan perdagangan ke luar negeri jauh lebih menguntungkan apabila dibandingkan dengan negara lain yang hanya menjalankan perdagangan dalam negeri. Perdagangan ke luar negeri akan memberikan devisa dan juga dapat memperluas daerah pemasaran, semua itu pada akhirnya dapat menambah pendapatan suatu negara.


2.Bentuk-bentuk hambatan yang terjadi dalam perdagangan antar negara 



A.Hambatan tarif

hambatan tarif (tariff barrier) adalah suatu kebijakan proteksionis terhadap barang-barang produksi dalam negeri dari ancaman membanjirnya barang-barang sejenis yang diimpor dari luar negeri. Tarif adalah hambatan perdagangan yang berupa penetapan pajak atas barang-barang impor atau barang-barang dagangan yang melintasi daerah pabean (custom area). Sementara itu, barang-barang yang masuk ke wilayah negara dikenakan bea masuk.  

contoh: kebijakan ini terlihat langsung pada kenaikan harga barang.  Dengan pengenaan bea masuk yang besar, pendapatan negara akan meningkat sekaligus membatasi permintaan konsumen terhadap produk impor dan mendorong konsumen menggunakan produk domestik.

B.Hambatan Quota

 Kuota adalah bentuk hambatan perdagangan yang menentukan jumlah maksimum suatu jenis barang yang dapat diimpor dalam suatu periode tertentu atau kebijakan pemerintah untuk membatasi jumlah barang yang diperdagangkan. Sama halnya tarif, 
Contohnya: pengaruh diberlakukannya kuota mengakibatkan harga-harga barang impor menjadi tinggi karena jumlah barangnya terbatas. Hal tersebut dapat terjadi karena adanya pembatasan jumlah barang impor sehingga menyebabkan biaya rata-rata untuk masing-masing barang meningkat. Dengan demikian, diberlakukannya kuota dapat melindungi barang-barang dalam negeri dari persaingan barang luar negeri.

C.Hambatan dumpimg

Dumping adalah suatu kebijakan negara atau perusahaan dari suatu negara untuk menjual produknya di luar negeri dengan harga yang lebih rendah bandingkan terhadap harga jual produk itu di dalam negeri itu sendiri.
Contohnya: Indonesia sebagai negara yang melakukan perdagangan internasional dan juga anggota dari WTO, pernah mengalami tuduhan praktek dumping pada produk kertas yang diekspor ke Korea Selatan. Kasus ini bermula ketika industri kertas Korea Selatan mengajukan petisi anti-dumping terhadap produk kertas Indonesia kepada Korean Trade Commission (KTC) pada 30 September 2002. Perusahaan yang dikenakan tuduhan dumping adalah PT. Indah Kiat Pulp & Paper Tbk, PT. Pindo Deli Pulp & Mills, PT. Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk dan April Pine Paper Trading Pte Ltd. Produk kertas Indonesia yang dikenai tuduhan dumping mencakup 16 jenis produk, tergolong dalam kelompok uncoated paper and paper board used for writing, printing, or other graphic purpose serta carbon paper, self copy paper and other copying atau transfer paper. Indonesia untuk pertama kalinya memperoleh manfaat dari mekanisme penyelesaian sengketa atau Dispute Settlement Mechanism (DSM) sebagai pihak penggugat utama (main complainant) yang merasa dirugikan atas penerapan peraturan perdagangan yang diterapkan oleh negara anggota WTO lain. Indonesia mengajukan keberatan atas pemberlakuan kebijakan anti-dumping Korea ke DSM dalam kasus Anti-Dumping untuk Korea-Certain Paper Products.

D.Hambatan Embargo

Embargo perdagangan adalah larangan perdagangan dengan negara lain atau kelompok negara. Pembatasan ini dapat di ekspor dan / atau impor, dan dapat menjadi larangan total perdagangan atau terbatas pada produk tertentu. Embargo dapat dinyatakan baik oleh satu negara, atau oleh sekelompok negara terhadap negara tertentu untuk mengisolasi itu, pemerintah dan tekanan yang menyebabkan itu untuk membalik kebijakan tertentu. Kadang-kadang embargo yang diterapkan Negara terhadap perilaku yang telah dikutuk oleh masyarakat internasional.
Contohnya: contoh, krisis minyak tahun 1973 yang mempengaruhi Amerika Serikat dihasilkan dari OPEC embargo atas penjualan minyak ke AS pada pembalasan untuk menyediakan bantuan militer kepada Israel. Embargo cenderung menyakiti industri dalam negeri dipengaruhi oleh kebijakan dan untuk mengundang pembalasan. AS menggunakan embargo dalam banyak konteks tertentu, terutama terhadap negara-negara yang dianggap sebagai sponsor terorisme. Kurang ekstrim pembatasan perdagangan bebas dari embargo, seperti tarif dan ekspor tugas ini bahkan lebih sering. Istilah embargo adalah kadang-kadang disalahgunakan untuk diterapkan ke boikot, yang umumnya merupakan gerakan akar rumput untuk berhenti membeli dari sebuah bisnis, juga sebagai alat hukuman.

 3.Kenapa pemerintah menerapakan hambatan perdagangan di indonesia?

karena pemerintah melakukan hambatan perdagangan untuk membatasi perdagangan bebas. hambatan perdagangan mengurangi efisiensi ekonomi,karena masyarakat tidak dapat mengambil keuntungan dari produktivitas negara lain. pihak yang di untungkan dari adanya hambatan perdagangan adalah produsen dan pemerintah. produsen mendapatkan proteksi dari hambatan perdagangan,sementara pemerintah mendapatkan penghasilan dari bea-bea. Tarif dan Quota juga diterapkan untuk melindungi industri dalam negeri yang masih dalam taraf berkembang, dari serangan komoditi-komoditi asing yang telah lebih dahulu “dewasa”. Hal ini perlu dilakukan mengingat seringkali di negara berkembang ( seperti Indonesia misalnya) masih banyak industri yang masih belum dapat berproduksi secara efisien sehingga produk yang dihasilkan belum dapat bersaing dengan produk sejenis yang berasal dari luar negeri. Untuk itulah tarif atau quota diterapkan. Dapat juga kebijaksanaan ini diterapkan jika suatu negara tidak memiliki persediaan devisa yang cukup untuk melakukan impor sehingga pemerintah harus menghemat devisa tersebut. Adapun dumping jika terpaksa ditempuh (sering kemudian menjadi masalah antar negara ) digunakan untuk memacu perkembangan ekspor lewat kenaikkan permintaan dikarenakan harga yang murah tersebut. Meskipun dalam jangka pendek industri dalam negeri (pengekspor) akan rugi dengan menetapkan harga di bawah harga sesungguhnya, namun dalam jangka panjang diharapkan dapat tertutupi dengan peningkatan penjualan yang sangat besar.


Sedangkan sanksi ekonomi diterapkan lebih dikarenakan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang berkaitan dengan HAM, politik, terorisme, dan keamanan internasional. Bagi negara yang terkena saknsi diharapkan dapat memperbaiki “sikap” dan “tindakannya” bagi kepentingan negara lain dan bagi dunia.


http://hermantomario.blogspot.com/2009/11/embargo-dan-sanksi.html
http://bunda-bisa.blogspot.com/2013/03/kebijakan-impor-hambatan-tarif-hambatan.html

Tugas 6

Posted by : Unknown 0 Comments
Ilmu ekonomi mikro dan makro

          Kita telah mengetahui bahwa pada dasarnya ilmu ekonomi termasuk ilmu sosial karena objek penelitian dan pembahasannya menyangkut masalah manusia dan aktifitasnya dalam memenuhi kebutuhan hidup. Namun dalam kenyataannya, ilmu ekonomi itu tidak lepas dari penggunaan ilmu matematika dan statistik.
          Berdasarkan lingkup kekhususannya, ilmu ekonomi terbai dalam dua golongan, yaitu ilmu ekonomi mikro (micro economics), dan ilmu ekonomi makro (macro economics).
1.     Ilmu ekonomi mikro
          Ilmu ekonomi mikro pada dasarnya mempelajari perilaku ekonomi dari satuan pengambilan keputusan individu seperti konsumen, pemilik sumber daya, dan perusahaan-perusahaan dalam perekonomian bebas usaha. Jadi, ilmu ekonomi mikro adalah ilmu ekonomi yang mengkhususkan untuk mempelajari perilaku individu manusia dalam rangka memenuhi kebutuhannya. Aspek analisisnya antara lain meliputi:
1)      Analisis biaya dan manfaat
2)      Teori permintaan dan penawaran
3)      Elastisitas
4)      Model-model pasar
5)      Industri
6)      Teori produksi
7)      Teori harga
          Pengetahuan ilmu ekonomi mikro antara lain melahirkan teori-teori dan konsep-konsep yang berkaitan dengan ekonomi menejerial, ekonomi lingkungan, ekonomi regional, dan ekonomi sumber daya alam.
pelaku-pelaku ekonomi beserta peranannya:
Pelaku ekonomi mikro:
Sektor Rumah Tangga
Rumah tangga adalah pemilik berbagai faktor produksi yang tersedia di dalam perekonomian. Sektor ini menyediakan tenaga kerja dan tenaga usahawan. Mereka akan menawarkan faktor-faktor produksi ini kepada perusahaan. Sebagai balas jasa dari penggunaan faktor produksi ini maka sektor perusahaan akan memberikan berbagai jenis pendapatan kepada sektor rumah tangga, seperti: upah dan gaji, pemilik alat-alat modal menerima bunga, dll.

2.     Ilmu Ekonomi Makro
          Ilmu ekonomi makro pada dasarnya bertujuan mempelajari tingkat keseluruhan ekonomi, seperti total tingkat kebutuhan keluarga, tingkat pendapatan nasional, jumlah seluruh lapangan kerja, dan tingkat harga umum dalam perekonomian. Jadi, ilmu ekonomi makro adalah ilmu ekonomi yang mengkhususkan untuk mempelajari perilaku masyarakat luas dalam memenuhi kebutuhannya secara menyeluruh. Aspek analisisnya antara lain meliputi sebagai masalah yang berkaitan dengan:
1)      Pendapatan nasional
2)      Investasi
3)      Kesempatan kerja
4)      Inflasi
5)      Neraca pembayaran

Didalam ekonomi makro terdapat Sektor Luar Negeri yang juga menjadi pelaku dalam kegiatan ekonomi. Berikut penjelasannya:
Sektor Luar Negeri
Barang dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan, selain dijual ke pada sektor rumah tangga dan pemerintah juga di jual ke luat negeri (ekspor). Interaksi antara sektor rumah tangga dan perusahaan, dengan sektor luar negeri dimungkinkan bila pemerintahan suatu negara menganut sistem perekonomian terbuka, sehingga terjadi ekspor dan impor.

Dari beberapa Sistem Perekonomian diatas menurut saya Perkonomian yang cocok untuk Negara Indonesia adalah SISTEM EKONOMI KERAKYATAN bukannya SISTEM EKONOMI LIBERAL seperti yang cenderung diterapkan saat ini. Sistem Ekonomi Kerakyatan itu menitikberatkan kepentingan ekonomi rakyat yang berkeadilan dan pemerataan. Istilah sederhananya, pemenuhan ekonomi yang didahulukan terlebih dahulu adalah kemajuan ekonomi rakyat dan pemenuhan hak-hak dasar mereka, baru kemudian mulai mencoba untuk memenuhi kebutuhan ekonomi untuk negara-negara lainnya. Tidak seperti saat ini yang lebih mendahulukan besaran ekspor barang-barang ekonomi ke luar negeri dan melupakan kebutuhan barang-barang ekonomi untuk dalam negeri.

Tugas 5

Posted by : Unknown 0 Comments
1.Pengertian Inflasi dan Contohnya

Inflasi adalah suatu proses atau peristiwa kenaikan tingkat herga barang-barang secara umum. Atau dapar dikatakan inflasi adalah suatu proses menurunnya nilai uang secara kontinu.
Inflasi dikatakan sebagai proses kenaikan harga apabila ada kecenderungan harga meningkat terus menerus atau tidak bersifat musiman. Contohnya saja konsumsi masyarakat yang meningkat terus menerus sedangkan distribusi yang kurang lancar.

2.Apakah Inflasi Selalu menimbulkan Kerugian

tidak,inflasi juga dapat memberikan keuntungan selain menimbulkan kerugian bagi masyarakat dan para pedagang. inflasi yang memberikan keuntungan:
a.masyarakat akan selektif dalam mengkonsumsi
b.inflasi yag berkepanjangan dapat menumbukan industri kecil-kecilan
c.tingkat penganggura menurun karen masyarakat akan tergerak untuk melakukan kegiatan produksi dengan cara mendirikan atau membuka lapangan pekerjaan.

3.5 Faktor yang Mempengaruhi Investasi dalam Perekonomian Suatu Negara

1.Prospek ekonomi di masa mendatang
Tidak dapat dipungkiri, harapan untuk adanya suatu peningkatan aktivitas perekonomian di masa datang merupakan salah satu faktor penentu untuk para investor dalam melakukan atau tidaknya suatu investasi. Jika diperkirakan akan terjadi peningkatan aktivitas perekonomian di masa yang akan datang, maka investor kemungkinan besar tidak akan menyia-nyiakan peluang yang memungkinkan untuk meraih keuntungan lebih besar di masa yang datang.


2. Kemajuan Teknologi

Dengan kemajuan teknologi akan meningkatkan produktivitas dan mengurangi biaya produksi. dengan kemajuan teknologi yang dimiliki oleh suatu negara akan memberikan peluang lebih besar pula untuk dapat mendorong masuknya lebih banyak investasi.


3. Tingkat Suku Bunga

Salah satu yang  mempunyai pengaruh yang signifikan pada dorongan untuk berinvestasi adalah tingkat suku bunga. Jika tingkat suku bunga di Indonesia menurun maka investasi akan meningkat, sebaliknya jika tingkat suku bunga meningkat maka investasi akan menurun.


4. Tingkat Inflasi

Tingkat inflasi berpengaruh negatif pada tingkat investasi hal ini disebabkan karena tingkat inflasi yang tinggi akan meningkatkan resiko proyek-proyek investasi dan dalam jangka panjang inflasi yang tinggi dapat mengurangi rata-rata masa jatuh pinjam modal serta menimbulkan distrosi informasi tentang harga-harga relatif.

5. Kestabilan Perekonomian Negara
Faktor ini merupakan pertimbangan yang sangat penting bagi investor dalam menjamin kepastian mereka berinvestasi karena bila keadaan perekonomian yang stabil akan menguntungkan mereka disebabkan Karena terciptanya inevstasi yang aman bagi investor. Menurut Kepala ekonom DBS Bank David Carbon, Indonesia saat ini menjadi salah satu negara sasaran investasi yang ideal karena memiliki struktur perekonomian yang cenderung stabil.


6. Tingkat Pendapatan Nasional

Tingkat pendapatan nasional yang tinggi akan memperbesar pendapatan masyarakat, sehingga akan memperbesar permintaan terhadap barang dan jasa. Dengan demikian, keuntungan perusahaan akan bertambah tinggi dan hal ini akan mendorong kegiatan investasi yang lebih banyak. Dalam jangka panjang, apabila pendapatan nasional bertambah tinggi, maka investasi akan bertambah tinggi pula.



http://www.g-excess.com/pengertian-dan-arti-inflasi-dalam-ekonomi.html
http://www.artikelsiana.com/2015/01/pengertian-inflasi-jenis-penyebab-dampak.html#_
http://asefsururi.blogspot.com/2012/04/tugas-6-faktor-yang-mempengaruhi.html



Tugas 4

Posted by : Unknown 0 Comments
1. Pengertian Kemiskinan dan Garis Kemiskinan

 A. Kemiskinan

           Secara etimologis "kemiskinan" berasal dari kata "miskin" yang artinya tidak berharta benda dan serba kekurangan. kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan,pakaian,tempat berlindung,pendidikan dan kesehatan. kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan.

B. Garis Kemiskinan

          Garis kemiskinan atau batas kemiskinan adalah tingkat minimum pendapatan yang dianggap perlu di penuhi untuk memperoleh standar hidup yang mencukupi di suatu negara. 


 2.Faktor dan Dampak Kemiskinan

 Faktor-faktor Fenyebab Kemiskinan
  1. tingkat pendidikan rendah
  2. tingkat upah yang rendah
  3. distribusi pendapatan yang timpang
  4. kesempatan kerja yang kurang
  5. kualitas sumber daya alam masih rendah
  6. penggunaaan teknologi masih kurang 
  7. g.etos kerja dan motivasi pekerja yang rendah
  8. politik yang belum stabil
  9. produktivitas tenaga kerja rendah
 Dampak-Dampak Kemiskinan 

  • pengangguran
  • kekerasan
  • c.pendidikan
  • kesehatan
  • konflik social bernuansa SARA


 3. Cara Mengatasi Kemiskinan
  •   menyediakan lapangan pekerjaan
  •   bantuan pendidikan kepada masyarakat yang tidak mampu
  •   segera memindahkan kelebihan tenaga kerja dari tempat dan sector yang kelebihan tempat dan sector ekonomi yang kekurangan
  •   mengadakan pelatihan tenaga kerja untuk mengisi formasi kesempatan (lowongan pekerjaan)
  •   segera mendirikan industri padat karya di wilaayah yang mengalami pengangguran
  •   menghapuskan korupsi
  •   menjaga stabilitas harga bahan kebutuhan pokok
  •   menggalakan program zakat
  •   meningkatkan akses masyarakat miskin kepada pelayanan dasar
  •   memperluas cakupan program pembangunan berbasis masyarakat




Tugas 3

Posted by : Unknown 0 Comments

- Copyright © 2013 Aulia Pahwandi Blogspot - Shingeki No Kyojin - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -